Abthalul-Islam,
AJIBARANG – Bocah berusia enam tahun di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa
Tengah, tengah menderita polio. Anak seorang yang bekerja sebagai pemulung ini
hanya memiliki berat badan 12 kg. Saat ini sangat butuh bantuan pengobatan.
Kemiskinan yang
menjerat keluarga ini mengakibatkan penyakit yang diderita makin parah, hingga
tak bisa berjalan. Keluarga berharap ada bantuan dan perhatian dari para
dermawan dan juga pemerintah.
Bocah penderita
polio itu bernama Heri Pratama Putra, putra dari pasangan Sutarno dan Sulastri,
warga desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Ia setiap
hari harus terbaring akibat sakit yang dideritanya.
Menurut
Sulastri, sang ibu, tubuh dan tulang Heri mengecil karena menderita polio.
“Kondisinya sangat memprihatinkan sejak setahun silam hingga sekarang”,
katanya.
Usia Heri saat
ini menurut Sulastri 6 tahun. Namun perkembangan tubuhnya tidak sesuai dengan
anak normal pada umumnya. “Berat badannya hanya 12 kilogram, hari-hari Heri
hanya dihabiskan di rumah atau di tempat tidur”, lanjutnya.
Akibat penyakit
yang tak kunjung sembuh, kondisi Heri menurutnya makin memburuk. Penyakit
menahun ini membuat tubuh Heri tinggal tulang berbalut kulit. Pihak keluarga
sempat membawa Heri ke dokter dan rumah sakit, namun akibat terbentur biaya
yang mahal terpaksa dibawa pulang.
“Penyakit Heri
pun tak kunjung sembuh, bahkan kondisinya makin memburuk, hingga berat badannya
makin menurun”, kata Suwarti, kakak Heri.
Kini pihak
keluarga hanya pasrah dan berharap ada ukuran dermawan yang mau membantu
kesembuhan sang buah hatinya. (BNC/nan)
Sumber: http://banyumasnews.com/93416/bocah-ajibarang-anak-pemulung-penderita-polio-butuh-perhatian/

