Setelah Erdogan menyatakan sikapnya kepada publik untuk siap
bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dalam kampanye memerangi Daulah
Islamiyyah (IS) di Raqqah pada September lalu, pada hari Senin
(14/11/2016) Turki mengerahkan Pesawat-pesawat jetnya dari markas udara
Incirlik.
Dilaporkan pesawat-pesawat tempur tersebut telah menggempur 15 titik
pinggiran kota al-Bab, provinsi Allepo di Suriah utara, sementara
pasukan nasionalis pembebasan Suriah (FSA) membantu dengan serangan
darat dalam operasi “Euphrates Shield” Turki untuk memerangi Daulah
Islamiyyah (IS) di Suriah.
Narasumber kantor berita A’maaq melaporkan, serangan udara dibantu
oleh serangan darat FSA di pinggiran kota al-Bab itu menewaskan 5 warga
sipil dan 37 orang terluka parah, serta 3 di antaranya adalah anak-anak
akibat bombardir tank-tank Turki yang mentargetkan perkampuangan
masyarakat.
Menurut pernyataan oleh Angkatan Bersenjata Turki, Sembilan pasukan
FSA tewas dalam pertempuran ini dan 52 tentara lainnya terluka, serta
empat tentara Turki terluka oleh alat peledak improvisasi yang dipasang
oleh tentara Daulah Islamiyyah.(AM/Banadiq)
