Sopianto (55) warga Jln Pramuka VI, Komplek P dan K, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, mendadak tak sadarkan diri usai mengayuh sepeda mengelilingi Stadion Madya Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim Samarinda, Senin (6/3/2017.
Informasi yang dihimpun Wartawan DETAKSamarinda.Com sekitar Pukul 17:20 Wita, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian melihat korban berhenti mengayuh dan turun dari sepedanya, kemudian tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri.
“Bapak itu berhenti setelah mengelilingi stadion dengan sepedanya. Mungkin maksudnya beristirahat. Nah, tiba-tiba langsung jatuh tak sadarkan diri di tanah,” ungkap Narti, pedagang di sekitar stadion.
Melihat kejadian itu, Narti mengaku panik, namun masih mencoba meminta bantuan warga yang tengah berolahraga di sore itu.
“Untung ada pihak keluarga bapak itu yang datang, dan membawanya menggunakan mobil dan membawanya ke rumah sakit terdekat,” tambahnya.
Menurut Fadli, salah satu anggota relawan yang turut melakukan evakuasi terhadap korban, ia diketahui memiliki riyawat penyakit vertigo. Diduga kematian korban disebabkan karena penyakit tersebut mendadak kambuh.
“Dari keterangan keluarganya saat di rumah sakit, korban mengidap penyakit vertigo,” ungkap Fadli.
Hingga Pukul 19.00 Wita, jasad korban masih berada di ruang jenazah RSUD AW Sjahranie. (RAT79)
Sumber: http://www.detaksamarinda.com/index.php/2017/03/06/naik-sepeda-keliling-stadion-sopianto-tewas/
