LAZIS IDC LAZIS IDC Author
Title: Balita Anak Ustadz Pesantren Tahfiz Butuh Uluran Tangan
Author: LAZIS IDC
Rating 5 of 5 Des:
Sudah 9 hari Tazkia Qotrunnada tergolek kritis di ruang PICU rumah sakit PKU Muhammadiyah, menderita Toxoplasmosis. Tubuh bayi yang baru ...

Sudah 9 hari Tazkia Qotrunnada tergolek kritis di ruang PICU rumah sakit PKU Muhammadiyah, menderita Toxoplasmosis. Tubuh bayi yang baru berusia 1,5 bulan ini tertancap berbagai selang dan peralatan canggih.

Sang ayah, Ustadz Yusron, pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an di Sukoharjo Jawa Tengah, terbentur dengan mahalnya biaya rumah sakit yang sudah mencapai 31 juta rupiah. Ayo bantu pengobatan Tazkia agar tumbuh menjadi mujahidah pejuang Islam, dan sang ayah bisa kembali berdakwah mengajarkan Al-Qur'an di pesantren.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔊 INFO: 08122.700020

🌐 http://infaqdakwahcenter.com/read/idc/379/tazkia
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Toksoplasma adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang berbahaya dan menyerang organ-organ vital otak, jantung dan otot yang bisa berakibat pada komplikasi.

Selama Tazkia sembilan hari kritis di rumah sakit, Ustadz Yusron pontang-panting menjaganya, bergiliran dengan sang istri, Hajar Chumairoh. Karena selain menjaga Tazkia di rumah sakit, mereka harus berbagi tugas mengurus ketiga anaknya di rumah: Syamil Al-Anshori (6), Aldif Al-Anshori (4) dan Aldif Al-Anshori (2).

Dampaknya, tugas-tugas dakwah Ustadz Yusron sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Al-Furqon pun terganggu.

Ustadz Yusron belum bisa memikirkan biaya yang harus dikeluarkan sebesar 6.000.000 per hari, untuk perawatan di ruang PICU itu. Tagihan operasi dan obat-obatan saat penanganan awal saja sudah mencapai 11 juta rupiah.
Sampai saat ini tagihan sudah mencapai 31 juta rupiah (Rp 31.329.950,-). Tentunya tagihan biaya ini akan terus melonjak setiap hari, karena sampai berita ini diturunkan, belum diketahui kapan bayinya sehat dan diperbolehkan pulang.

INFAQ DARURAT PEDULI KASIH SESAMA MUSLIM

Kedua orang tua Tazkia tak bisa mengandalkan penghasilan bulanannya untuk melunasi tagihan rumah sakit. Bahkan saat kunjungan Relawan IDC ke rumah sakit, Ustadz Yusron baru bisa menitipkan uang tabungannya 2.000.000 untuk jaminan (deposit).

Mahalnya tagihan biaya rumah sakit ini membuat Ustadz Yusron hanya bisa tawakkal kepada Allah. Semoga para muhsinin donatur terpanggil untuk meringankan beban pengobatan bayi ananda Tazkia Qatrunnada.

“Kita belum punya kemampuan biaya sebanyak itu, kita sangat butuh bantuannya dari ikhwan dan muhsinin IDC. Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan jazakumullah khoiron jaza kepada muhsinin di IDC dan semua yang turut membantu pengobatan anak saya,” ujarnya kepada Relawan IDC.

Ujian berat yang diderita ananda Tazkia Qotrunnada adalah beban kita juga, karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَومَ القِيَامَةِ و مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيهِ في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و مَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و الله في عَونِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَونِ أَخِيهِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa membantu seorang hamba selama hamba tersebut senantiasa membantu saudaranya...” (HR Muslim).

🔋💰 Donasi untuk pengobatan Tazkia Qotrunnada  bisa disalurkan melalui program #INFAQDARURAT:

1⃣ Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.

2⃣ Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605  a.n: Infaq Dakwah Center.

3⃣ Bank Mandiri Syar’iah (BSM), No.Rek: 7050.888.422  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.

4⃣ Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.

5⃣ Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302  a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.

6⃣ Bank CIMB Niaga, No.Rek: 675.0100.407.006  a.n: Yayasan Infak Dakwah Center.

7⃣ Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497  a.n: Budi Haryanto (Bendahara IDC)

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔊 INFO: 08122.700020

🌐 http://infaqdakwahcenter.com/read/idc/379/tazkia

📝 Demi kedisiplinan amanah, untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, mohon tambahkan nominal Rp 3.000 (tiga ribu rupiah) sebagai kode identifikasi program.

Sekilas Tentang Kami

Advertisement

 
Top