JAKARTA – Sungguh malang nasib Oru Dugo Zebua. Keinginan untuk
mengadukan nasibnya ke anggota DPRD Sumut kandas. Tak seorangpun anggota
DPRD Sumut berada di tempat. Permintaan pria asal Kabupaten Nias
Selatan itu hanya satu, meminta bantuan dari wakil rakyat guna menangani
tumor mulut yang dideritanya.
Seperti dilansir Sumut Pos (08/11/16) Oru tak datang sendiri, ia
ditemani istri dan keponakan, serta 2 warga yang merasa prihatin dengan
nasibnya. Aru, keponakan Oru, bercerita, bagaimana kondisi yang sedang
dialami pamannya itu. Menurutnya, sang paman sudah sepekan berada di
RSUP H Adam Malik. Namun, di rumah sakit milik pemerintah pusat itu,
pamannya tidak mendapatkan perlakukan yang layak.
“Awalnya paman berobat di RS Gunung Sitoli, tapi rumah sakit di sana
tak mampu menangani, karena keterbatasan alat. Makanya dirujuk ke RSUP H
Adam Malik,” beber Aru, saat mendatangi gedung DPRD Sumut jumat lalu.
Aru menyebutkan, pihak RSUP H Adam Malik tidak bersedia merawat pamannya.
“Rumah sakit bilang agar dilakukan rawatan jalan. Tapi lihat
bagaimana kondisinya sekarang, tumornya sudah semakin besar. Kamis lalu,
RSUP H Adam Malik hanya mengambil sampel daging busuk, dan hasilnya
baru keluar minggu depan,” ungkapnya.
“Kalau paman minta supaya dibawa pulang ke kampung saja, karena ia
takut penyakitnya semakin parah. Kalaupun umurnya pendek, beliau ingin
dikubur di kampung halaman,” imbuh Aru.
Sumber: kbknews
